Aku Masih Merindukanmu (Dan Tidak Apa-apa)

Aidan Meyer

Tidak perlu malu untuk mengakui bahwa aku masih memikirkanmu. Tidak ada salahnya mencoba mengingat pertama kali kita bertemu, malam pertama kita pergi keluar, hari pertama kita resmi. Tidak ada niat jahat dalam mengingat bagaimana Anda membuat saya merasa bahwa saya adalah orang paling penting di dunia.



Aku tidak bisa memaksakan diriku untuk melupakanmu. Aku tidak bisa memaksa diriku untuk melepaskan kenangan kita, melepaskanmu. Saya tidak tega menganggap Anda sebagai orang asing bagi saya. Saya tidak cukup kuat untuk menyatakan bahwa saya tidak peduli dengan Anda lagi.

Karena sejujurnya, Aku masih merindukanmu . Saya masih memiliki perasaan untuk Anda. Dan sejujurnya, aku masih belum melupakanmu.

Sebagian dari diriku berharap kita akan tetap bersama di masa depan. Sebagian dari diri saya berharap ini semua hanya sementara, dan kita akan memiliki kesempatan lain untuk memulihkannya cinta untuk satu sama lain. Sebagian dari diriku ingin menjaga api di hatiku tetap menyala untukmu.

Aku tahu konyol mengingat cintaku padamu ketika kita sudah berpisah cukup lama sekarang. Tidak masuk akal kalau aku masih merindukanmu. Tidak sehat untuk terus berharap tentang gagasan kita bisa bersama lagi.





Tapi saya masih melakukannya. Dan mungkin tidak apa-apa.

Bukan niat saya untuk mengubur perasaan saya terhadap Anda. Saya tidak ingin membenci Anda karena tidak berusaha membuat hubungan kita berhasil. Aku tidak ingin membencimu karena tidak berjuang untukku, untuk kami, untuk cinta kami. Saya tidak ingin membuat hati saya berat setiap kali saya mengingat Anda.

Saya ingin membuat tempat khusus untuk Anda di dalam jiwa saya. Saya ingin mengingat semua tentang Anda dalam ingatan saya. Saya ingin berpegang teguh pada perasaan saya untuk Anda.

Karena seaneh kedengarannya, Anda masih memberi saya alasan untuk hidup setiap hari. Saya masih hidup dengan pelajaran yang telah Anda ajarkan kepada saya tentang cinta. Saya masih bangun di pagi hari dan nama Anda muncul di benak saya. Saya masih mencari bintang jatuh di langit malam dan berharap Anda baik-baik saja.

Saya takut untuk berpikir bahwa hati saya masih ada di telapak tangan Anda, dan saya lupa membawanya, karena saya telah berjalan ke arah yang berbeda. Tetapi saya lebih takut untuk mengakui bahwa saya telah meninggalkannya dengan sengaja.

Saya ingin Anda menyimpannya jadi saya punya alasan untuk kembali kepada Anda suatu hari nanti. Saya tidak bisa memberikannya kepada orang lain karena hanya Anda yang saya ingin jaga. Hanya kamu yang pantas memilikinya. Dan saya tidak ingin kebenaran itu berubah.



Saya ingin terus berharap bahwa kita akan memiliki waktu bersama lagi.

Tapi sekarang, yang bisa aku lakukan hanyalah merindukanmu. Yang bisa saya harapkan hanyalah Anda memikirkan saya juga, atau mengingat saya bahkan sedikit pun. Karena mengetahui saya terlintas dalam pikiran Anda sesekali menghapus semua kesedihan saya.

Aku berusaha keras untuk baik-baik saja tentang fakta bahwa kamu tidak di sini bersamaku. Saya pandai berpura-pura ketidakhadiran Anda dalam hidup saya tidak mengganggu saya. Saya pandai memalsukan senyum saya kepada siapa pun yang bertanya tentang Anda.

Tapi tidak ada yang bisa menutupi kebenaran bahwa aku sekarat di dalam karena merindukanmu setiap hari. Dan yang saya inginkan hanyalah mendengar suara Anda sekali lagi. Yang saya inginkan hanyalah mendengar Anda menyebut nama saya.

Saya selesai bermain game dengan diri saya sendiri. Aku sudah selesai bertingkah seolah aku tidak peduli padamu. Saya sudah selesai mengklaim bahwa saya kuat tanpamu.

Terkadang tidak apa-apa untuk menjadi rentan dan berkata pada diri sendiri bahwa saya ingin Anda kembali. Aku ingin memiliki kesempatan lagi bersamamu, bersamamu, menjalani hari esokku yang tak ada habisnya bersamamu.

Saya masih melihat Anda sebagai seseorang yang memiliki peran besar untuk dimainkan di masa depan saya. Aku tahu tempatmu di hatiku tidak akan pernah tergantikan oleh orang lain. Hatiku tidak akan berdetak sama tanpamu; hanya Anda yang dikenali.

Dan semoga, Anda juga merasakan hal yang sama.